SOREANG, KABUPATEN BANDUNG – Forum FYP Partai Demokrat bekerja sama dengan Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Jawa Barat menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi kader partai di wilayah Jawa Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Roemah Sadoe Resto, Sabtu (27/9/2025).
Bimtek ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas kader dalam bidang komunikasi politik, khususnya dalam menghadapi dinamika informasi dan perkembangan media digital yang semakin pesat.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto, bersama Sekretaris DPD Demokrat Jawa Barat, Handarujati Kalamullah. Turut mendampingi jalannya kegiatan Ketua Bakomstra Jawa Barat, Heiluki.
Selain itu, sejumlah narasumber dari DPP Partai Demokrat juga hadir memberikan materi kepada para peserta. Mereka di antaranya Herzaky Mahendra Putra, Arifuddin Hamid selaku Deputi Pengelolaan Isu dan Narasi, serta Hendri Teja yang menjabat sebagai Sekretaris II Bakomstra DPP Partai Demokrat.
Melalui kegiatan ini, para kader mendapatkan pembekalan terkait strategi komunikasi politik, pengelolaan isu publik, hingga teknik membangun narasi yang efektif dalam menyampaikan pesan partai kepada masyarakat.
Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto, menilai kegiatan Bimtek tersebut penting sebagai bagian dari penguatan kapasitas kader dalam membangun komunikasi yang efektif dan konstruktif dengan publik.
Menurutnya, kemampuan menyampaikan pesan politik yang tepat menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap partai.
“Komunikasi strategis menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik. Kader Demokrat harus mampu menghadirkan narasi yang faktual, solutif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Anton.
Sementara itu, Sekretaris DPD Demokrat Jawa Barat, Handarujati Kalamullah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan koordinasi antar-kader di berbagai tingkatan organisasi.
Menurutnya, soliditas kader menjadi kekuatan utama partai dalam menjalankan berbagai agenda politik dan sosial di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan seluruh kader mampu menyampaikan pesan partai secara cerdas, santun, dan bertanggung jawab,” katanya.


Ketua Bakomstra Jawa Barat, Heiluki, menambahkan bahwa perkembangan teknologi digital menuntut kader partai untuk semakin adaptif dalam memanfaatkan berbagai platform komunikasi.
Ia menilai ruang digital kini menjadi salah satu arena utama dalam menyampaikan gagasan politik dan membangun interaksi dengan masyarakat.
“Di era digital saat ini, kader harus mampu membaca isu dengan tepat dan menyampaikan pesan secara efektif agar dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas,” ujarnya.
Dalam sesi pemaparan materi, Herzaky Mahendra Putra menyoroti pentingnya kreativitas dan kecepatan dalam merespons isu publik yang berkembang di tengah masyarakat.
Menurutnya, dinamika informasi di era digital bergerak sangat cepat sehingga kader partai dituntut mampu beradaptasi dan menyampaikan narasi yang tepat.
Sementara itu, Hendri Teja menekankan pentingnya memaksimalkan peran media internal partai dalam mendukung strategi komunikasi organisasi.
Ia mendorong seluruh struktur partai, baik di tingkat daerah maupun fraksi legislatif, untuk aktif mempublikasikan kegiatan dan program kerja melalui berbagai platform media yang dimiliki partai.
“Kehadiran media internal sangat penting untuk mendokumentasikan dan menyebarluaskan aktivitas partai, sehingga masyarakat dapat mengetahui kontribusi nyata yang dilakukan kader Demokrat,” tegasnya.
Melalui kegiatan Bimtek ini, diharapkan kader Partai Demokrat, khususnya di wilayah Jawa Barat, semakin siap menghadapi dinamika politik serta mampu memperkuat posisi partai sebagai organisasi modern yang aktif berkomunikasi dengan masyarakat.


